Tangerang, CNN Indonesia --
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu (19/4). Banjir ini terjadi akibat meluapnya aliran Sungai Cimanceri.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Jambe, Pagedangan, dan Legok.
"Banjir terjadi di Desa Sukamanah Kecamatan Jambe, lalu di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, dan Desa Cirarab, Kecamatan Legok, " ujar Taufik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketinggian air bervariasi di setiap wilayah. Di Kecamatan Jambe, genangan berkisar antara 60 hingga 70 sentimeter. Sementara di Kecamatan Pagedangan, ketinggian air mencapai 40 sentimeter hingga 1,2 meter. Adapun di Kecamatan Legok, tinggi air sekitar 50 sentimeter.
"Untuk penyebabnya itu luapan aliran Sungai Cimanceri," tegas Taufik.
Taufik mengungkapkan, sebanyak 1.117 jiwa dari 311 kepala keluarga terdampak dalam bencana banjir ini.
"Untuk jumlah rumah yang terendam ada sebanyak 252 rumah," tuturnya.
Sebagian warga memilih mengungsi, dengan sekitar 450 orang saat ini berada di Masjid Jami Al-Falah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan.
Taufik mengklaim, pihaknya telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, terutama bagi mereka yang berada di lokasi pengungsian.
(dod/ugo)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
9














































