Densus 88: Siswa SMP di Kalbar Siapkan 5 Gas Portabel dan 6 Bom Molotov

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyebut siswa SMP Negeri di Kalimantan Barat yang melakukan pelemparan bom di sekolah, menyiapkan lima gas portabel dan enam bom molotov.

Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana menyebut bahan berbahaya itu disiapkan pelaku dalam menjalankan aksinya pada Selasa (3/2) kemarin.

Mayndra mengatakan pelaku menyiapkan lima gas portabel yang kemudian dilekatkan dengan petasan paku serta pisau. Benda berbahaya itu kemudian dibawa dalam sebuah tas yang dituliskan nama-nama pelaku kekerasan di luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Serta enam buah Botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (bom molotov). Serta satu bilah pisau," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2).

Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan pelaku terpapar ideologi kekerasan ekstrem. Selain itu, kata dia, siswa tersebut juga tergabung dalam komunitas True Crime Community (TCC).

"Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan dan juga tergabung dalam komunitas True Crime Community," jelasnya.

Mayndra menambahkan dari hasil pemeriksaan diketahui pelaku juga menjadi korban perundungan di sekolahnya. Ia kemudian memiliki niat den keinginan melakukan balas dendam kepada rekannya yang kerap merundung dirinya.

Selain itu, Mayndra mengatakan pelaku juga terindikasi menghadapi masalah keluarga.

"Balas dendam kemudian dilampiaskan dengan melakukan aksi kekerasan di sekolahnya," tuturnya.

Sebelumnya aksi pelemparan bom molotov terjadi di lingkungan SMP Negeri di Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (3/2).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB. Terduga pelaku pelempar molotov, yang merupakan siswa di sekolah itu pun telah diamankan dan diperiksa polisi.

(tfq/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |