Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Tim Forensik Ambil Sejumlah Sampel

5 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim forensik bakal mengambil sejumlah sampel dalam proses ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI)I Brigjen dr. Sumy Hastry Purwanti mengatakan sampel itu selanjutnya akan diperiksa di laboratorium. Dari pemeriksaan itu diharapkan bisa diketahui ihwal penyebab kematian Sutrimo.

"Prosesnya kan kita pengambilan sampel. Kita tidak langsung menyatakan apa, bagaimana, nanti mungkin nunggu hasil lab," kata Hastry kepada wartawan, Rabu (12/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu menjelaskan apakah kematian tersebut bersifat alamiah atau tidak alamiah," sambungnya.

Diketahui proses ini turut melibatkan dokter spesialis forensik hingga medikolegal. Selain itu, sejumlah ahli juga dilibatkan mulai dari ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi.

"Kami bekerja secara menyeluruh dan komprehensif berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan laboratorium," ucap Hastry.

Di sisi lain, Hastry mengakui kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan. Sebab, Sutrimo telah dimakamkan sejak 23 Juli lalu.

Namun, Hastry menyebut kondisi tanah di area pemakaman yang terbilang kering diharapkan dapat membantu proses ekshumasi ini.

"Berdasarkan geografis di sini dan tanah juga cukup kering dan bagus, kesulitan mungkin bisa minimal ya. Bisa kita dapatkan mungkin jenazah masih dalam keadaan bagus," ujarnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya melakukan proses ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (12/8) hari ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan proses ekshumasi mulai dilakukan pada sekitar pukul 09.30 WIB. Kata dia, ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk memperoleh bukti medis dan ilmiah guna mengungkap penyebab kematian almarhum.

"Pelaksanaan ekshumasi hari ini merupakan bagian dari proses penyidikan. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi Polda Metro Jaya dengan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas," kata Budi dalam keterangannya.

(ugo/dis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |