Bandung, CNN Indonesia --
Seekor macan tutul jantan berhasil ditangkap setelah berkeliaran di permukiman warga Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis (5/2).
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan penanganan dilakukan cepat untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Pacet bersama unsur TNI, Damkar, Satpol PP, dan instansi terkait langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi satwa liar tersebut," ujar Hendra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, macan tutul tersebut berhasil ditangkap sekitar pukul 10.30 WIB. Petugas gabungan melakukan sterilisasi di area macan terlihat berkeliaran.
Satwa itu kemudian diamankan menggunakan jaring dan diikat untuk mencegah pergerakan berbahaya.
"Macan tutul berhasil ditangkap dalam kondisi hidup dan sementara diamankan di Polsek Pacet sambil menunggu pihak BKSDA. Selanjutnya satwa tersebut dievakuasi dan dibius oleh BKSDA untuk penanganan lebih lanjut," jelas Hendra.
Hendra menyebut macan tutul yang ditangkap berjenis kelamin jantan dengan panjang sekitar tiga meter, berat kurang lebih 50 kilogram, serta memiliki corak kuning totol hitam.
Akibat kejadian itu, tiga warga mengalami luka akibat gigitan macan tutul. Mereka masing-masing berinisial IR (38), UA (42), dan DJ (44).
Ketiganya mengalami luka gigitan di lengan kanan dan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Pacet.
"Seluruh korban sudah mendapat penanganan medis dan saat ini kondisinya stabil serta telah diperbolehkan pulang," kata Hendra.
Lebih lanjut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kemunculan macan tutul di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.
(csr/isn)

4 hours ago
1
















































