Polda: Senjata Oknum Polisi Perampok Toko Emas di Aceh Milik Polri

8 hours ago 8

Banda Aceh, CNN Indonesia --

Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan memastikan senjata api yang digunakan oknum anggota Polres Aceh Selatan berinisial MZ saat melakukan perampokan di sebuah toko emas merupakan senjata milik institusi Polri.

Saat ini oknum tersebut tengah menjalani proses penyidikan pidana dan akan diproses melalui sidang kode etik kepolisian.

"Ya, itu punya kita (senjata api yang digunakan pelaku). Makanya ini anggota Polri," kata Ruddi kepada wartawan, Selasa (21/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruddi menjelaskan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan pelaku nekat melakukan aksi tersebut karena diduga memiliki persoalan ekonomi dan keuangan. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami motif yang melatarbelakangi tindakan oknum anggota tersebut.

"Hasil penyidikan sementara, motif tersangka terkait masalah perekonomian atau keuangan. Namun, kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut," ujar Ruddi.

Kasus perampokan yang melibatkan oknum anggota Polri itu terjadi di Toko Emas Amin Setia di Jalan Merdeka No 126, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan, Sabtu (19/7).

Dalam cuplikan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar, pelaku datang dengan mengendarai motor matic.

Setiba di lokasi, pelaku yang mengenakan jaket dan helm langsung mengeluarkan senjata laras panjang yang dibawanya. Pelaku memecahkan kaca etalase toko dan mengambil perhiasan yang ada di dalamnya.

Pelaku kabur usai beraksi. Tak lama setelah kejadian, polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

(kid/dra/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |