Prajurit TNI Tewas Saat Bantu Polisi Kejar Bandar Narkoba di Bireun

7 hours ago 6

Banda Aceh, CNN Indonesia --

Seorang prajurit Polisi Militer (POM) TNI AD, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia dalam operasi penangkapan terduga bandar narkoba di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (25/7).

Polda Aceh menyebut almarhum gugur saat membantu kepolisian mengejar para pelaku.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto membenarkan anggota TNI jadi korban saat penangkapan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami turut berbelasungkawa atas gugurnya anggota POM TNI AD Pratu Galuh Nugraha. Ia telah menunjukkan naluri prajurit penegak hukum yang luar biasa dalam membantu kepolisian saat penangkapan bandar narkoba," kata Joko, Minggu (26/7).

Ia menjelaskan insiden itu bermula saat polisi melakukan operasi penangkapan terhadap 4 terduga bandar narkoba yang berada di dalam mobil di depan SPBU Juli, Desa Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, Sabtu (25/7).

Dalam operasi tersebut, satu orang yang diduga merupakan oknum anggota Brimob berhasil ditangkap. Sementara tiga terduga pelaku lainnya melarikan diri dan hingga kini masih diburu petugas.

Saat pengejaran berlangsung, petugas melepaskan tembakan ke arah para pelaku.

Namun, peluru rekoset mengenai seorang warga yang ikut membantu proses penangkapan. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit dan belakangan diketahui merupakan anggota POM TNI AD, Pratu Galuh Nugraha.

"Saat pengejaran berlangsung, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah pelaku. Peluru rekoset kemudian mengenai seorang warga yang ikut membantu penangkapan dan belakangan diketahui merupakan anggota POM TNI," ujarnya.

Polda Aceh menyatakan sejak insiden itu terjadi, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan sudah berkoordinasi dengan Pangdam Iskandar Muda untuk menyampaikan fakta-fakta awal kejadian.

"Atas nama keluarga besar Polda Aceh, kami kembali menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha serta seluruh jajaran TNI ," ucap Joko.

Di sisi lain, Polda Aceh mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan foto, video, maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

(dra/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |