Relawan Jokowi Ternyata Bangga Disebut Termul

8 hours ago 12

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Projo Freddy Alex Damanik mengatakan para relawan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bangga mendapat julukan kelompok 'termul'.

Istilah termul ini merupakan singkatan dari Ternak Mulyono, sebuah sindiran yang muncul di media sosial kepada para pendukung Jokowi.

"Termul-termul itu bangga disebut termul. Abang percaya nggak? Kalau saya bangga disebut sebagai orang Indonesia yang mendukung ide. Nah kalau saya itu. Kalau idenya cocok, visinya cocok, saya dukung. Bukan orang yang saya dukung. Nah itu, saya bangga di situ," kata Freddy di CNN Indonesia TV, Rabu (22/4) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polemik termul ini kembali mencuat setelah disinggung Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) yang marah karena diseret-seret dalam kasus ijazah Jokowi.

Freddy menjamin para relawan organik sama sekali tidak terlibat dalam menyerang JK setelah melaporkan Rismon Sianipar atas video yang menyebutnya sebagai bohir kasus ijazah Jokowi.

"Kejengkelan apa yang dilakukan oleh relawan Pak Jokowi, nggak ada. Nggak ada relawan Jokowi itu terlibat dalam situ. Itu keluar pernyataan dari saudara Roy yang dimodifikasi dalam bentuk AI," ujarnya.

"Relawannya Pak Jokowi yang terkonsolidasi dari dulu itu tidak ada pernah melakukan apa terhadap Pak JK. Jadi relawan tidak menyerang Pak JK," sambungnya.

Terkait sentilan JK yang ikut meminta pembuktian keaslian ijazah Jokowi dalam momen tersebut, Freddy mengingatkan bahwa polemik dokumen pendidikan itu sudah diproses oleh aparat penegak hukum.

"Keluarlah statement Pak JK di Bareskrim bahwa tunjukkan saja ijazahnya Pak Jokowi itu. Sementara ini sudah menjadi persoalan hukum yang sudah dilaporkan delik aduan oleh Pak Jokowi di Polda Metro Jaya. Kan ijazahnya objeknya ijazah, ijazahnya sekarang sudah ditanganin di Polda Metro Jaya," katanya.

Sebelumnya, JK menduga laporan terhadap dirinya atas isu penistaan agama dipicu setelah dia bicara soal isu ijazah palsu Jokowi. Padahal, dia meyakini bahwa Jokowi memiliki ijazah asli sebagai lulusan UGM.

Menurut JK, laporan polisi terhadap dirinya juga dipicu karena dirinya melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar atas dugaan penyebaran hoaks dan berita bohong terkait ijazah Jokowi. Rismon kini berbalik arah setelah sempat menjadi pihak yang menuding ijazah palsu Jokowi.

"Saya tidak menuduh politis, tapi ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon dan kedua saya mengatakan bahwa ini sudah dua tahun rakyat ini berkonflik, bertentangan, saling mengadu, saling apa itu berteriak-teriak demo. Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah. Kasih lihat ijazah saja. Itu saja," kata JK.

JK meluapkan kekesalannya dengan para Termul [singkatan dari Ternak Mulyono]. JK mengingatkan bahwa dirinya adalah salah satu yang membawa Jokowi ke Jakarta dari Solo untuk memenangkan kursi gubernur DKI Jakarta 2012 silam.

"Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta," kata JK.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya. Kan tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden?"

Rismon Hasiholan Sianipar berkukuh potongan video yang menyebut JK sebagai pendana alias bohir kasus dugaan ijazah palsu Jokowi merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI).

Rismon menyatakan dirinya justru menjadi korban buntut beredarnya video hasil rekayasa AI tersebut.

"Jadi itu adalah produk AI, saya katakan saya adalah korban dari produk AI," kata Rismon kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (15/4).

(fra/kna/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |