Gianyar, CNN Indonesia --
Kebakaran menghanguskan tujuh unit kios kelontong dan sembako milik Banjar Adat Satria di Komplek Pasar Tulikup, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Rabu (17/6) siang.
Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 12.10 WITA saat salah seorang saksi melihat kepulan asap berasal dari salah satu kios.
"Saksi kemudian menghubungi warga lainnya dan melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar dan Kepolisian Gianyar," kata Ipda Suardita, Rabu (17/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 12.25 WITA. Setelah melakukan upaya pemadaman dan pendinginan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 13.25 WITA.
Akibat kejadian tersebut, tujuh kios berikut barang dagangan berupa kebutuhan pokok dan sembako mengalami kerusakan.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta," imbuhnya.
Petugas kepolisian dari Polsek Gianyar telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) meminta keterangan saksi-saksi, memasang garis polisi, hingga melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Saat ini kasus masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Gianyar untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
"Polres Gianyar mengimbau masyarakat agar senantiasa memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran," ujarnya.
(kdf/ugo)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
8

















































