Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memimpin doa di pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Ruang Paripurna MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
"Tiada lain harapan kami, kecuali kiranya Engkau memberkahi pertemuan yang amat bersejarah bagi bangsa kami ini. Semoga Sidang Tahunan kali ini menjadi momentum terbaik untuk menyinergikan segenap potensi bangsa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami," kata Nasaruddin dalam doanya.
Nasarudin dalam doanya juga berharap agar Indonesia dijauhi dari fitnah dan pengkhianatan. Dia berharap agar Indonesia tipu daya dan rekayasa negatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berharap agar pemerintah disadarkan untuk mengoreksi diri jika ada kritik yang benar. Begitu pula sebaliknya, dia berharap agar mereka yang mengkritisi tetap diampuni jika keliru.
"Sadarkanlah diri kami untuk mengoreksi diri jika fitnah dan kritikan mereka itu benar. Ampuni mereka jika fitnah dan kritikan mereka itu keliru," kata Nasaruddin.
Nasaruddin lewat doanya berharap acara sidang tahunan MPR diberkahi. Dia ingin agar momentum terbaik untuk menyinergikan potensi bangsa yang telah Tuhan berikan.
"Satukanlah hati dan pikiran kami untuk bersama-sama mencintai negerinya. Ya Allah, bantulah siapapun hamba-Mu yang terzalimi, yang lemah di muka bumi ini, baik yang taat beragama maupun yang belum taat, karena sesungguhnya mereka juga adalah hamba ciptaan-Mu yang membutuhkan pertolongan," katanya.
Nasaruddin berdoa agar masyarakat disatukan dalam cinta terhadap negeri. Dia berdoa agar Tuhan senantiasa membantu semua masyarakat, baik yang beragama maupun yang tidak taat, yang lemah dan terzalimi.
"Masih panjang jalan yang harus kami tempuh, masih besar tantangan yang kami harus hadapi, masih banyak tanggung jawab yang harus kami emban, dan masih beragam hambatan yang harus kami lalui," ujar Nasaruddin.
Prabowo dijadwalkan menyampaikan dua pidato pada hari ini. Pidato pertama merupakan Pidato Kenegaraan dan Laporan Kinerja Lembaga Negara. Pidato tersebut akan disampaikan dalam agenda Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI & DPD RI pada pukul 08.30 WIB.
Lalu pada agenda kedua, Prabowo akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rapat paripurna DPR pada pukul 13.00 WIB.
Sejumlah duta besar negara sahabat, menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta tamu undangan lainnya dijadwalkan menghadiri agenda kenegaraan tersebut.
Daftar undangan juga mencakup Presiden dan Wakil Presiden, para mantan Presiden dan Wakil Presiden, serta mantan pimpinan MPR, DPR dan DPD.
(thr/har)

2 hours ago
8

















































