Kemensos Beri Bantuan dan Dampingi Keluarga Satpam Waduk Jatiluhur

11 hours ago 11

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi memberikan pendampingan dan bantuan kepada keluarga Sumarna, satpam yang ditemukan meninggal dunia di area Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Jumat (24/7) lalu.

Pekerja sosial telah mengunjungi rumah duka dan bertemu dengan istri almarhum, Siti Maryam, beserta kedua anaknya. Saat itu, petugas melakukan asesmen awal untuk mengetahui kebutuhan keluarga.

"Tim Kementerian Sosial sudah berkunjung ke rumah duka, berdialog dengan keluarga, namun seperti kita ketahui masih dalam suasana duka, sehingga belum bisa dilakukan asesmen secara mendalam," kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain melakukan asesmen awal, Kemensos juga memberikan bantuan biaya pemakaman yang langsung diserahkan kepada keluarga almarhum.

Berdasarkan data yang dihimpun, Sumarna mempunyai dua anak yang masih bersekolah. Sebagai tulang punggung keluarga, Sumarna tercatat bekerja sebagai satpam di Perum Jasa Tirta 2 selama kurang lebih 17 tahun.

Hasil penelusuran awal menggunakan aplikasi SIKS-NG, Siti Maryam tercatat berada pada desil 4 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kedua anaknya juga mendapatkan Program Indonesia Pintar (PIP), dan akan menerima bantuan beasiswa sampai jenjang kuliah dari Perum Jasa Tirta 2.

Kemensos menyatakan akan melanjutkan pendampingan kepada Maryam dan kedua anaknya, termasuk melakukan asesmen lanjutan secara lebih mendalam, dan melakukan intervensi sesuai hasil asesmen.

Gus Ipul menambahkan, Kemensos siap memberikan dukungan pemberdayaan berupa bantuan kewirausahaan agar Maryam mempunyai penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Tentu kita terus lakukan pendampingan, dan jika diperlukan juga akan diberikan bantuan kewirausahaan sebagai bentuk pemberdayaan bagi keluarga," pungkas Gus Ipul.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |