Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang pelajar berinisial DK (18) meninggal dunia setelah tertemper kereta api listrik (KRL) di dekat perlintasan kereta api Semanan Tembok Bolong, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (20/8).
"(Korban) pelajar," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joko menerangkan peristiwa yang terjadi pada pukul 06.30 WIB bermula saat korban melintas di Jalan Semanan Tembok Bolong dari arah utara menuju ke selatan dengan menggunakan sepeda motor.
"Setibanya di dekat perlintasan kereta api Semanan Tembok Bolong wilayah Kalideres, Jakarta Barat, bertabrakan/tertemper dengan kereta api/KRL jurusan Tanggerang, nomor lokomotif dan identitas masinis belum diketahui yang melaju dari samping kirinya, dari arah timur menuju ke arah barat sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," tutur dia.
Insiden itu menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Sebelumnya, perjalanan Commuterline Tangerang No.1914A relasi Duri - Tangerang sempat terganggu akibat tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya - Batu Ceper. Namun, saat ini sudah bisa dijalankan kembali.
(dis/wis)

6 hours ago
7

















































