Makassar, CNN Indonesia --
Seorang imam masjid di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Ahmad dikeroyok sejumlah orang setelah menegur anak-anak yang tengah memainkan alat pengeras suara Masjid As Salam Kecamatan Wara Timur.
Polisi menetapkan satu tersangka dalam kasus pengeroyokan ini.
"Iya benar, satu orang sudah diterbitkan surat perintah penetapan tersangka inisial S," kata Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini bermula ketika sejumlah anak-anak tengah memainkan pengeras suara di dalam Masjid As Salam, pada Rabu (29/4). Imam masjid kemudian menegur para bocah itu agar berhenti memainkan pengeras suara.
"Sebelum waktu Salat Ashar, anak anak bermain di dalam mesjid dengan menggunakan pengeras suara. Kemudian imam datang untuk mau laksanakan salat lalu menegur dan memanggil anak-anak tersebut dan langsung memukul salah satu anak," ungkapnya.
Setelah kejadian itu, kata Marsuki salah satu anak yang dipukul oleh imam masjid kemudian melaporkan hal itu kepada orang tua. Tak terima perbuatan sang imam, sejumlah orang datang ke masjid dan mencari imam masjid.
"Orang tua anak itu lalu datang ke masjid dan melakukan pengeroyokan terhadap korban," jelasnya.
Meski telah ada yang ditetapkan sebagai tersangka, namun kata Marsuki penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengusut pelaku lain pengeroyokan imam masjid tersebut.
"Kami masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terkait dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini," pungkasnya.
(mir/gil)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
7
















































