Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program 'gentengisasi' perumahan di Ibu Kota.
"Jadi hal yang berkaitan dengan gentengisasi, tentunya yang pertama, DKI Jakarta akan menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden," katanya di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono mengungkap hal ini akan membuat Jakarta menjadi lebih baik. Menurutnya, saat ini sudah jarang hunian di Jakarta yang masih menggunakan seng sebagai atap.
"Karena memang bagi Jakarta juga lebih baik. Dan memang di Jakarta yang memanfaatkan seng itu sebenarnya tidak terlalu banyak," ujar Pramono.
Politikus senior PDIP itu akan melarang penggunaan seng sebagai atap bagi rumah susun baru dan rumah-rumah yang akan dibangun.
"Nah, saya akan memerintahkan untuk rumah-rumah susun baru atau rumah-rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta, udah enggak boleh lagi pakai seng," katanya.
Sebelumnya, Prabowo menyinggung soal 'gentengisasi', proyek yang mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah di seluruh Indonesia.
Prabowo menilai penggunaan seng membuat suhu rumah lebih panas. Seng juga lebih mudah berkarat dan berdampak pada kenyamanan serta tampilan lingkungan.
Prabowo mengaitkan program 'gentengisasi' dengan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI yang menekankan aspek aman, sehat, resik, dan indah.
Gerakan ini akan mendorong gotong royong lintas instansi dalam penataan lingkungan, termasuk kebersihan dan estetika permukiman.
"Dalam waktu dekat saya mau me-launching Gerakan Indonesia ASRI. Resik artinya bersih. Wujudnya, semua instansi harus memimpin gotong royong," kata Prabowo saat berpidato di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2).
(fra/fam/fra)

2 hours ago
4















































