Polisi Periksa Sopir Ambulans hingga Saksi Terakhir yang Lihat Sutrimo

11 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah orang saksi untuk mengusut kematian Sutrimo yang ditemukan meninggal di halaman Klinik Mordent.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyebut salah satu saksi merupakan MA selaku kerabat yang mengenal korban. MA, kata dia, juga melihat sosok Sutrimo terakhir kali pada hari Rabu (22/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Saudara MA, pihak yang mengenal almarhum dan melihat saksi terakhir kali yaitu Rabu 22 Juli 2024 sekira pukul 20.00 di depan Klinik Mordent," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (31/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, Budi mengatakan penyidik juga memeriksa AZ dan MOP selaku pengemudi ambulans yang membawa jenazah menuju Banyumas.

Kemudian saksi M selaku petugas di RS Muhammadiyah Taman Puring yang membantu memindahkan jenazah dari ruang pemandian menuju ambulans.

Selain itu saksi MZ serta S selaku merupakan manajer dan pemilik pemilik ambulans yang mengantar jenazah ke Banyumas. Terakhir yakni AAS selaku pengemudi ambulans yang membawa korban ke RS Muhammadiyah Taman Puring.

Sebelumnya, seorang pria bernama Sutrimo meninggal dunia pada Kamis (23/7) lalu. Sutrimo ditemukan dalam dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan kemudian dibawa menuju RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans.

"Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7).

Budi mengatakan saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bahan keterangan serta melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Korban disebut-sebut merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah.

Lebih lanjut, Budi mengatakan pihaknya juga masih mendalami ihwal sosok korban tersebut.

"Masih didalami," ucap Budi.

[Gambas:Youtube]

(tfq/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |