Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalin di 6 Titik Jalur Puncak Saat Mudik

13 hours ago 11

Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur menuju kawasan wisata Puncak, Jawa Barat, selama periode mudik Lebaran 2026. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan sistem satu arah atau buka-tutup sepenggal di beberapa titik rawan kemacetan.

Kepala Bagian Operasi Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto Azhari menjelaskan rekayasa tersebut akan diberlakukan jika antrean kendaraan di suatu titik mencapai satu hingga 1,5 kilometer.

"Kalau sudah terjadi pelambatan arus dan antrean mencapai satu sampai satu setengah kilometer, maka kami akan laksanakan CB one way sepenggal atau buka tutup sepenggal," kata Ardian di Pos Terpadu Simpang Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan pengaturan lalu lintas itu bersifat situasional dan hanya diterapkan di lokasi yang mengalami kepadatan kendaraan di jalur Puncak.

Adapun enam titik yang dipetakan rawan macet yakni Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi, dan Gunung Mas.

Ardian menjelaskan penerapan sistem satu arah sepenggal biasanya berlangsung dalam waktu singkat, sekitar 30 menit, untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan.

"Biasanya kami laksanakan 30 menit, kemudian dibuka kembali. Jadi tidak terlalu lama, hanya untuk mengurai antrean agar tidak terlalu panjang," ujarnya.

Namun jika volume kendaraan meningkat secara signifikan, kepolisian juga menyiapkan opsi penerapan sistem satu arah penuh dari Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur.

Berkaca pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, sistem satu arah penuh jarang diterapkan selama bulan Ramadan dan umumnya baru diberlakukan saat puncak arus mudik mendekati Hari Raya.

Biasanya rekayasa tersebut mulai dilakukan ketika kepadatan lalu lintas meningkat pada H-3 hingga H-2 Lebaran.

(antara/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |