Siapa Sebenarnya Aman Yani yang Dibanderol Dedi Mulyadi Rp750 Juta?

16 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Sosok Aman Yani kini jadi perburuan publik setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara senilai Rp750 juta bagi siapapun yang menemukannya.

Lalu siapa sebenarnya Aman Yani?

Nama Aman Yani mencuat usai dituding oleh salah satu terdakwa sebagai otak di balik pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu, Jawa Barat pada Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembunuhan itu menyebabkan lima orang sekeluarga tewas. Mereka adalah Haji Sahroni (75), Budi (45) yang merupakan anak Sahroni, Euis (40) yang merupakan istri Budi, RK (7) dan B (8 bulan)

Jasad kelimanya baru ditemukan pada 1 September 2025. Polisi kemudian menangkap dua orang, yakni Ririn Rifanto (36) dan Priyo Bagus Setiawan (30).

Kedua terdakwa telah menjalani persidangan baru-baru ini.

Dalam sidang, Ririn menyebut pelakunya lima orang. Priyo kemudian menyebut nama-nama orang lain yang disebutnya pelaku utama pembunuhan, yakni Aman Yani, Joko, Yoga, dan Hadi.

Priyo mengatakan Aman Yani terlibat cekcok dengan Budi. Dia menyebut cekcok itu terkait utang Rp120 juta yang belum dibayarkan sejak tahun sebelumnya.

Priyo mengklaim diminta membantu menguburkan mayat dalam satu liang dan membersihkan bercak darah. Priyo juga mengklaim Yani memberi uang Rp 8 juta, perhiasan, serta menawarkan uang Rp 100 juta asal tutup mulut.

Pihak keluarga meragukan kesaksian itu sebab Aman Yani sudah tidak diketahui keberadaannya dan hilang tanpa kabar sejak Maret 2016.

Saat itu, Aman Yani yang telah resign dari pekerjaannya di salah satu bank plat merah, berpamitan kepada ibunya untuk merantau ke Bandung.

Keluarga berusaha mencari keberadaan Aman Yani dan sempat menyebarkan informasi soal orang hilang pada 2020, namun keberadaan Aman Yani masih misterius.

Sejak Aman Yani hilang, ada sejumlah kejanggalan.

Adik Aman Yani, Uyat Suratman, mengaku pernah diminta seseorang untuk berpura-pura menjadi Aman Yani demi mencairkan dana pensiun, termasuk diminta memalsukan surat kuasa.

Tak hanya itu, pada 2018, keluarga sempat menerima pesan dari orang yang mengaku sebagai pengacara perwakilan Aman Yani.

[Gambas:Instagram]

Sayembara Rp750 juta

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi resmi mengumumkan sayembara senilai Rp750 juta bagi siapapun yang bisa menemukan Aman Yani.

Melalui akun instagramnya, Dedi Mulyadi mengunggah video bertemu dengan adik Aman Yani.

"Saya bertemu adiknya Pak Aman Yani yang hari ini tidak ada. Tidak adanya apakah tidak ada itu ada tapi tidak bisa dilihat atau memang sudah tidak bisa dilihat atau sudah meninggal dunia," kata Dedi dikutip Jumat (22/5).

Dedi juga menunjukkan foto Aman Yani. Ia mengatakan Aman Yani sosok misterius karena dituding merupakan otak pelaku pembunuhan Haji Sahroni.

Jika masih hidup, ia meminta Aman Yani untuk pulang. Sebab dana pensiunan Aman Yani saat bekerja telah dicairkan oleh seorang pengacara bernama Khotibul atas arahan Ririn.

Dedi mengatakan ada tanda tangan Aman Yani untuk mencairkan dana pensiun meski pihak yang mencairkan tidak pernah bertemu Aman Yani.

"Yang pertama apabila Pak Aman Yani masih ada di Indonesia atau di luar negeri, bapak tahu sudah ada pengakuan dari pengacara Khotibul bahwa dana pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak. Walaupun si pemberi kuasa dengan yang berkuasa tidak pernah bertemu ini peristiwa paling aneh," kata Dedi.

Dedi mengatakan jika Aman Yani masih hidup dan pulang ke Indramayu bertemu keluarga, ia akan mengganti uang dana pensiun itu dan menambah jumlahnya.

"Bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta saya tambahin jadi Rp750 juta deh saya kasih buat bapak tapi bapak balik. Balik ke Indramayu temui istri, temui anak-anak dan keluarga walaupun istrinya sudah jadi mantan," ujarnya.

Dedi pun memberi sayembara bagi pihak-pihak yang bisa menemukan Aman Yani.

"Kalau ada yang menemukan Pak Aman Yani saya kasih juga 750 juta. Silakan kembali bawa Pak Amanyani ke Indramayu. Itu pesan saya untuk semua nanti mudah-mudahan masalah ini harus cepat selesai dan Pak Aman yani harus ditemukan, hidup ataupun sudah meninggal," katanya

(yoa/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |